Kamis, 07 Mei 2009

Cara Mempercepat Kinerja Windows


1.Lakukan defragmentation
2.Kalau RAM anda dibawah 512M, tambahkan RAM Memori, paling tidak 512 M, supaya aktifitas swaping Harddisk berkurang
3.Pastikan harddisk anda diformat memakai NTFS. Mengeceknya gampang:
Klik dobel My Computer, kemudian klik kanan drive C:
pilih Properties, lihat di box, File Systemnya apa, FAT32 atau NTFS
Kalau belum NTFS, cara konversinya gampang tidak usah reinstall ulang.

Caranya begini:
Backup dulu data-data yang penting (untuk menghindari kalau terjadi kesalahan2)
Klik Start, Run, ketik CMD
Pada prompt ketikkan : CONVERT C: /FS:NTFS lalu tekan tombol ENTER
Proses akan memakan waktu beberapa saat
Sebelum melakukan ini pastikan komputer anda bebas dari Virus
4.Matikan fasilitas File Indexing. Proses ini sering memakan waktu
Caranya gampang:
Klik kanan drive C:
Pilih properties
Buang centang pada pilihan: Allow indexing service to index this disk for fast file searching
Apply
proses akan memakan waktu beberapa saat
Jika muncul Access is denied, klik Ignore
Jika memungkinkan, update Video driver anda dengan yang terbaru sesuai chipset anda
5.Sebulan sekali lakukan disk cleanup.
Caranya:
klik kanan drive C:
pilih properties
klik tombol disk cleanup
hapus seluruh temporary file
6.Pastikan device IDE ATA/ATAPI menggunakan DMA (Direct Memory Access), caranya:
Masuk ke Control Panel, System, klik Hardware, Device Manager
Klik dobel pada IDE ATA/ATAPI device, dan pastikan DMA sudah di enable baik yang primary maupun yang secondary.Caranya:
klik dobel pada Primary IDE channel
klik Advance Setup
set Transfer mode ke “DMA if available“
lakukan pada Secondary channel
7.Buang semua spyware dari komputer. Gunakan misalnya program gratis dari Lavasoft AdAware atau yang lain. Pastikan anda selalu mengupdate data terbaru.
8.Buang program-program dan service yang tidak terlalu penting dengan MSCONFIG. Lihat artikel Mempercepat StartUp Windows XP
Uninstal program-program yang tidak terlalu penting dengan Control Panel, Add remove Program
Matikan seluruh fasilitas animasi yang tidak perlu dan disable Active Desktop.
Caranya:
Masuk ke Control Panel
klik dobel System
Klik Advance Tab
Pada performace, Klik tombol Setting
Kalau mau gampangnya, pilih Adjut for best performance
Kalau ingin pilih-pilih, silakan buang centang yang tidak perlu. Tidak usah takut, kalau salah centang tidak akan menyebabkan masalah, ini hanya masalah responsiveness
9.Pastikan anda hanya menginstall satu program antivirus di dalam PC anda. Program anti virus memakan resources.
10.Pastikan anda menginstal font tidak lebih dari 500 type. Semakin banyak font yang anda install, maka komputer akan semakin lambat. Cek dari klik Start, Control Panel lalu klik Font
11.Jangan partisi hardisk anda lebih dari 1, misalnya drive C dan D. Lebih efisien bila anda membuat hanya 1 partisi, misalnya hardisk 80 MB, dipartisi hanya 1 untuk drive C saja.
NTFS lebih efisien bila bekerja pada sebuah partisi yang besar dari pada beberapa partisi kecil
Check system RAM anda. Gunakan program MEMTEST86. Bisa di download disini. Ini akan membuat disket bootable atau CD bootable. Lakukan test pada RAM, dan pastikan seluruh test lulus minimal 3 pass. Jika program menemui Error, matikan komputer dan cabut salah satu RAM (bila ada beberapa chip RAM), dan lakukan test ulang. Bila masih terjadi error–> ganti RAM anda. Ingat RAM tidak bisa diperbaiki, bisanya cuma dibuang aja dan diganti baru .
12.Pastikan CD atau DVD anda mempunyai driver terbaru. Dan jangan lupa, keluarkan CD dari CD drive bila tidak diperlukan
13.Paling tidak setahun sekali buka komputer anda, dan bersihkan debu-debu yang ada di dalamnya.
14.Jika dengan cara-cara ini, komputer masih lambat bin Lelet, rasanya lebih baik kalau Windows XP nya di reinstall ulang. Sebelum reinstall, ingat-ingat: backup data-data penting anda, driver-driver pendukung sudah siap atau belum.

Cara Mengatasi Virus Tanpa Antivirus


Sejarah nya virus dahulu kala adalah game yang dimainkan di laboratorium BELL, mereka membuat program untuk menghancurkan program lawan, program yang paling banyak menghancurkan program lawan adalah program pemenang. Bahaya… awalnya game ini hanya beredar di lab namun kemudian merambah keluar dan menjadi berbahaya (bagi pengguna komputer tentunya). Lanjut, berikut langkah aman yang bisa kita aplikasikan:

1. Beberapa virus memanfaatkan fungsi autorun pada windows untuk masuk ke komputer. Maka amannya matikan autorun di komputermu. Caranya?? puanjang tapi gampang, gw malay ngetik, tapi coba liat di ilmukomputer.com sapa tau artikel yang gw baca jaman dulu masih ada hehehe… sori ya nambah beban kamu.

2. Infeksi virus umumnya melalui removable disk, bisa berupa folder atau file dengan nama yang biasa kita pake atau menggunakan nama yang kamu pake tapi contentnya berupa virus. Kalo kamu aktifkan maka komputermu jadi pesakitan. Cara mengatasinya adalah hapalkan semua folder dan file yang kamu punya di removable diskmu, USB, FD or whatever semacem itu. Dan perhatiakan extensionnya, .doc , .exl , .ppt , .txt paling sering dikerjai virus, hati-hati. Kalo nyimpen data bisa pake .rtf tapi kalo ada gambar biarkan saja dalam bentuk .doc suka gak kesimpen soalnya atau gambarnya di simpen lagi ke .JPEG or anything like that.

3. kalo merasa belum cukup aman dengan langkah di atas maka beralih lagi ke komputer, ganti icon folder dan icon yang sering digunakan lainnya seperti .doc dan .rtf , download aja di internet kan banyak tuch icon lutu-lutu gratisan, biasanya sich virus berbentuk icon lama. jadi kalo buka USB dan melihat ada icon yang tidak sama dengan icon yang udah kamu ganti maka buang benda itu.

4. Sekarang virus yang lagi rame menyerang mahasiswa (temen gw, gak tau kalo elo-elo kena virus laen) adalah jenis visual basic atau vbs gitu. cara menanggulanginya gampang, buka direktori C-Windows folder system32 dan hapus msvbvm60.dll pasti vbs gak ngaruh ke mesin kamu tapi ada resikonya, aplikasi visual basic tidak bisa jalan dikomputermu. Jadi kalo gak mau itu terjadi maka rename saja folder itu menjadi (kalo gw) alinmsvbvm60.dll kalo ada aplikasi visual basic yang akan kamu pake maka rename saja lagi ke nama semula, repot? sana pake antivirus…

5. Pastikan penyimpanan data dilakukan di direktori selain C, program sekunder macem game bisa di taruh di selain C juga, printer juga gitu, soalnya kalo sampe ada virus maniac membabi buta mematikan komputermu maka kamu gak perlu nangis bombay saat instal ulang kehilangan data. tapi kalo yang rusak harddisk ya sudah ikhlaskan saja.

6. Ada satu cara lagi, yaitu mengganti extension file yang sering diguna-guna virus seperti .doc diganti jadi .alin misalnya tapi runyam soalnya kalo kamu transfer data ke komputer lain maka data itu gak bisa dibuka kerana gak ada extensionnya, yah gitu dech repot. tapi efektif. ya
sudahlah…

Semoga bermanfaat, tapi virus selalu menyesuaikan dengan sikon, para pembuat virus selalu mencari cara menyukseskan pengerusakan komputer dengan virus buatannya, kreatif banget ya? salut!! makanya kita juga harus kreatif, belajar terus ama orang yang lebih tahu.