Minggu, 26 April 2009

Cara Membuat Akon Facebook


Panduan Cara Membuat Account Facebook

1. Masuk ke halaman muka facebook
2. Ketemu 5 kolom bertajuk Sign Up - it’s free and anyone can join? Ok, isi kolom tersebut.
3. Nama lengkap anda di kolom Full Name
4. Alamat e-mail (Yang anda gunakan) di kolom Your Email
5. Password yang anda inginkan di kolom New Password
6. Jenis kelamin anda di I Am, Male untuk laki - laki dan Female untuk perempuan
7. Tanggal lahir anda di birthday
8. Klik Sign Up.
9. Setelah menklik sign up, anda akan derikan sebuah captcha, atau image verification. Satu metoda untuk memastikan apakah anda benar - benar manusia atau hanya spambot, program spamming. Sekarang, perhatikan tulisan acak yang tertera, lalu tuliskan di kolom Text in the box. Klik sign up lagi

Security Check, memastikan anda adalah manusia. Ketikkan dalam boks tulisan acak yang anda lihat

Security Check, memastikan anda adalah manusia. Ketikkan dalam boks tulisan acak yang anda lihat

Setelah prosedur ini, halaman berisi terima-kasih-untuk-sign-up-selanjutnya-cek-email-anda akan muncul . Sekarang, buka account e-mail anda.
Sebentar, Tidak bisa sign up facebook? Anda ditolak oleh Facebook?

Facebook memiliki sistem verifikasi penamaan yang cukup ketat. Mereka (sebenarnya) hanya mengizinkan penggunaan nama asli anda sebagai display name. Jika anda menggunakan nickname, terutama yang mengandung unsur numerik, atau menggunakan font besar kecil menyebalkan ala abg s3P3rt1 iN1, siap - siap mengisi kolom lagi karena permintaan aplikasi sebagai anggota anda akan ditolak.

Ok, sekarang sudah masuk account email anda?

Sudah menerima e-mail verifikasi dari facebook?

Sekarang buka emailnya, dan klik link yang diberikan pada e-mail tersebut

Voila! Anda dibawa ke sebuah halaman facebook! Account facebook anda sudah jadi! :D

Well, facebook berusaha membuat aplikasinya senyaman mungkin digunakan. Maka dari itu, halaman pertama yang anda jumpai sekarang adalah halaman getting started. Panduan memulai untuk facebook.

Wide Banner
Memulai Aktifitas Anda di Facebook

1. Sekarang, anda di hadapkan dengan fitur “import friend” dari account e-mail anda. caranya mudah, cukup tulis alamat email dan password anda. Tapi jika anda enggan, lewati saja dengan menekan link skip this step di bawah
2. Sekarang, anda di hadapkan dengan form Fill Out Yor Profile Info. Isi informasi anda mengenai sekolah, universitas, dan tempat kerja anda, hal ini akan memudahkan fitur “friend finder” nantinya
3. Setelah langkah kedua, anda akan diberikan form kosong untuk memilih network. Network di facebook merupakan fitur pembagian yang serius, dan jangan main - main dengan hal ini. Klik link other countries di bawah kolom, lalu pilih Indonesia. Klik Join.

Well Done! Proses mendaftarkan diri anda ke facebook sudah beres. Memahami panel facebook dapat anda lakukan seiiring dengan perjalanan waktu. Namun secara garis besarnya, pemahaman dasar mengenai panel - panel facebook akan kita bahas di post selanjutnya.

Sekarang, anda bisa mulai bereksperimen dengan berbagai fitur facebook. Mulai dari mana?

* Mulai dengan mengisi profile anda, agar orang lain dapat menemukan anda dengan mudah
* Mulai cari teman anda, dan tambahkan ke friendlist! kita akan melakukan networking kan? ;)

Halaman awal facebook anda yang kosong. Segera isi agar anda dapat dikenali oleh yang lain

Halaman awal facebook anda yang kosong. Segera isi agar anda dapat dikenali oleh yang lain
Info tambahan : Facebook sudah mensupport bahasa! Buat Account Facebook Anda berantarmuka bahasa

Well, untuk anda yang kurang mahir berbahasa inggris, tidak perlu takut dan resah, apalagi gelisah (*halah). Facebook sudah mensupport bahasa nasional kita, dan hasilnya cukup bagus. :D
Cara membuat account facebook anda berantarmuka bahasa

1. Lihat di bagian bawah halaman. Ada tulisan English (US)?
2. Klik link tersebut, akan muncuk sebuah dropdown
3. Klik pilihan Bahasa Indonesia
4. Voila! Sekarang tampilan facebook anda sudah berbahasa indonesia. :D

Mudah kan? ;)
P.S. :

Tulisan ini merupakan bagian dari tema pembahasan bloggingly pekan ini : “Facebook untuk Blogging : Memberdayakan Facebook untuk Mendukung Kegiatan Blogging Anda”. Untuk melihat artikel lain dalam pembahasan ini, silahkan jelajahi tag Facebook di blog ini, atau melalui trackback di artikel awal topik pembahasan facebook untuk blogging ini.

Cara Menangani Virus Yang Tidak Terdeteksi Anti Virus

Ada tips yang sangat ampuh untuk menghapus virus, jika berbagai Anti Virus yang kita gunakan sama sekali tidak berdaya melawannya ( mungkin hanya bisa mendeteksi, namun tidak bisa menghapusnya). Untuk melakukan ini diperlukan Bootable CD yang berisi minimal program File Manager, misalnya Ultimate Boot CD, BartPE dan sejenisnya. Beberapa program ada yang berbasis DOS dan sebagian lain sudah berbasis window. Atau bisa juga digunakan Linux Live CD, seperti Knoppix, UBuntu Live CD dan lainnya. Secara Umum, langkahnya sebagai berikut :

1. Cari lokasi virus, terutama asal virus ini berjalan di komputer (induknya). Jika mengalami kesulitan, bisa dibaca artikel tentang Tips mendeteksi keberadaan Virus
2. Setelah diperoleh, diperhatikan ( catat) keterangan seperti ukuran file, tanggalnya ( walaupun virus bisa berubah-ubah ukuran dan tanggalnya, tetapi sebagian ukuran dan tanggalnya selalu sama. Bisa dicari file yang sejenis dan dicatat lokasinya.
3. Setelah didapat, gunakan salah satu Bootable CD dan restart komputer agar booting dari CD ( Anda mungkin perlu menyetting BIOS-nya dulu agar Boot pertama kali CD/DVD-ROM).

4. Buka program file manager, yang tersedia. Jika windowsnya NT, XP atau diatasnya, pastikan program tersebut mendukung membaca format NTFS
5. Cari file/ virus dan hapus atau jika masih ragu, direname saja dari *.exe menjadi *.vrs misalnya. Untuk menyakinkan, gunakan fasilitas search untuk mencari file dengan ukuran yang sama atau tanggal yang hampir sama. Jika ditemukan bisa direname
6. Kembali restart komputer dan cek lagi

Cara Mendeteksi Virus

Tips ini mungkin bermanfaat, terutama disaat komputer kita atau teman kita kok tiba-tiba “aneh”. Ada beberapa indikasi yang mungkin bisa dijadikan dasar untuk memperkirakan apakah komputer kita terinfeksi virus ( Untuk Sistem Operasi Windows ), diantaranya :

* Komputer mulai berjalan sangat lambat, ini juga bisa terjadi karena banyaknya program yang kita install dan berjalan di background
* Munculnya file-file aneh di folder tertentu. Misalnya file yang bernama sama dengan file dokumen atau nama folder
* Komputer sering restart atau mati sendiri sewaktu-waktu atau kita membuka program khusus seperti Task Manager, anti virus dan lainnya
* Adanya logo tertentu jika kita klik kanan My Computer > Properties
* Hilangnya beberapa opsi di komputer atau program tidak bisa berjalan, seperti tidak bisa membuka Folder Options atau menunya hilang, tidak bisa menjalankan Registry Editor, Membuka kotak Run, Command Prompt dan lainnya
* Program Anti virus dan sejenisnya tidak bisa berjalan
* Terkadang muncul pesan-pesan aneh seperti puisi dan sejenisnya



Jika komputer anda mengalami beberapa indikasi diatas, berikut tips untuk mencari lokasi virus yang kemungkinan menyerang komputer kita.

Sebelumnya ada tools/program yang diperlukan, yaitu Autoruns yang merupakan merupakan bagian dari tools SysinternalsSuit Selengkapnya juga bisa dilihat disini atau bisa juga dibaca Artikel ini, tentang cara memperolehnya.



Untuk melakukan pengecekan, pertama-tama silahkan dibuka program Autoruns

, kemudian pilih tab Logon. Daftar yang ditampilkan merupakan file-file atau program yang berjalan bersama Windows ketika kita mengaktifkan komputer. Jika ada file-file yang aneh atau tidak penting maka bisa di non aktifkan, dengan menghilangkan tanda check. Tetapi hati-hati, jangan salah menonaktifkan program, karena bisa berakibat Windows tidak berhasil hidup. Berikut beberapa daftar yang merupakan program atau aplikasi yang dimiliki Windows dan sebaiknya tetap dibiarkan, jangan dihilangkan tanda checknya :

* rdpclip, merupakan aplikasi utama yang menangani masalah Copy File. Menyediakan fungsi bagi Terminal Services server yang mengijinkan copy dan paste antara server dan client. Program is important penting untuk kestabilan dan keamanan komputer, jadi biarkan saja
* userinit, merupakan kunci proses di sistem operasi Windows. Pada proses boot-up aplikasi ini mengatur urutan start up yang diperlukan, seperti Koneksi jaringan, dan Windows Shell. Program ini sangat penting, jangan dimatikan
* explorer, merupakan program manager atau Windows Explorer. Aplikasi ini mengatur Tampilan Windows, Start Menu, taskbar, DEsktop dan File Manager. Jika dimatikan maka tampilan/antarmuka windows tidak akan muncul.
* ctfmon, merupakan proses aplikasi yang dimiliki Microsoft Office, mengatur masalah Alternative User Input Text Input Processor (TIP) dan Microsoft Office XP Language Bar. Program ini tidak harus jalan, tetapi sebaiknya tidak dimatikan.



Ketiga file pertama merupakan aplikasi yang biasanya senantiasa ada di sistem operasi windows ( kecuali windows 9x / ME, yang mungkin hanya userinit dan explorer), dan seharusnya dibiarkan saja, sedang aplikasi keempat muncul jika terdapat aplikasi Microsoft Office di sistem. Dan penting diperhatikan bahwa dua aplikasi pertama diatas ( rdpclip dan userinit ) lokasinya ( kolom Image Path ) ada di C:\Windows\sistem32, aplikasi explorer ada di folder C:\Windows, sedang ctfmon ada di folder C:\Windows\sistem32, dengan asumsi kita install Sistem operasi di Drive C:. Selain keempat file diatas, bisa dicermati lokasi filenya dikolom Image Path, Apakah file tersebut merupakan anti virus, anti spyware, Sound manager, tools untuk printer dan sebagainya. Jika ada aplikasi yang lokasinya di tempat aneh atau di windows system, tetapi kita tidak mengenalinya atau tidak pernah menginstall aplikasi tersebut, bisa jadi merupakan virus.



Ada beberapa hal ketika kita mencermati daftar yang ada dalam Autoruns tersebut. Terkadang virus, Trojan, Malware dan sejenisnya akan menggunakan nama yang sama atau mirip dengan aplikasi yang dimiliki windows seperti explorer, expiorer, exploler, spooler dan sebagainya, maka perlu dicermati nama dan lokasinya. Misalnya ada nama explorer tetapi lokasinya bukan di C:\Windows, maka bisa jadi adalah virus. Selain itu, jika kita hilangkan tanda check program atau aplikasi tertentu kemudian setelah beberapa waktu di refresh kembali lagi atau muncul lagi, maka kemungkinan besar aplikasi tersebut merupakan salah satu virus.